Pemuda - Pemuda Cengengesan Kumpul Dan Membuat Punk Lebih Enak Didengar


Blink-182, itulah namanya. Dibentuk oleh Mark Hoppus, Tom DeLonge dan Scott Raynor pada 1992 di garasi rumah mereka. Telah menjual lebih dari 27 juta copy album sejak terbentuk, blink kemudian menjadi band punk paling berpengaruh sampai saat ini bersama dengan Greenday.

E. Lukito - May/10/2018

Masa-masa awal band

Berbeda dengan Greenday yang bernuansa lebih serius, blink-182 terkenal dengan humor dicklipsnya yang kurang sopan. Semua berawal di sebuah kota di Kalifornia, Poway saat mantan vokalis dan gitaris blink, si tampan Tom DeLonge dikenalkan dengan Mark Hoppus, vokalis dan bassist blink oleh adik Mark, Anne Hoppus ketika baru saja pindah ke Rancho Bernardo High School. Anne bilang pada Tom bahwa kakaknya juga suka main musik dan ingin sekali punya band, akhirnya mereka bertemu.

Ketika pertama kali bertemu Tom, Mark ingin membuatnya terkesan dengan menaiki tiang lampu di depan rumah Tom dan lompat dari atas ke jalan, kedua tumitnya patah. Tom pun langsung berpikir bahwa dia fuckhead yang sangat nyata. Mereka langsung cocok satu sama lain dan Tom pun mengajak temannya Scott Raynor mantan drummer blink untuk ikut latian di garasi.

Awalnya Tom membuat nama Blink karena dia suka penggunaan kata verba yang singkat dan mereka mulai latian rutin sampai ketika pacar Mark marah dan menyuruh Mark memilih dia atau blink, akhirnya Mark milih pacarnya. Namun setelah itu Tom bilang pada Mark bahwa dia telah meminjam alat rekaman 4 jalur dari seorang teman, dan dia menggunakannya untuk membuat demo dengan Scott. Mark pun memutuskan pacarnya dan kembali dengan blink.

Kaset demo pertama mereka Flyswatter direkam pada mei 1993 dengan kualitas seadanya, dan jumlah 50 copy yang hanya dibuat untuk keluarga dan teman-teman mereka. Ketika itu Tom berumur 16 tahun, Scott 17 dan Mark 19 tahun.

Berkat kerja keras dan doa orangtua masing-masing hehe, mereka merilis 'Budha' yang menjadi demo selanjutnya, dibuat selama 3 malam pada 1993 di Double Time Studio San Diego Kalifornia, dengan jumlah 1000 copy dan diproduksi oleh Filters Record. Pada saat itu ada band asal irlandia yang memakai nama serupa sehingga mereka menambah angka 182. Banyak isu mengapa mereka memakai angka itu, tapi Mark bilang bahwa itu hanya nomor acak yang terlihat keren.

Bersama drummer pertama, Scott Raynor (bertopi)
Pada awal 1994 Blink 182 menandatangani kontrak dengan Cargo Records dan langsung membuat album penuh pertama mereka dalam 3 hari yaitu Cheshire Cat yang juga berisi lagu-lagu dari album Budha. Dengan single M+M dan Wasting Time mereka mendapat kepopuleran diluar Kalifornia. Walaupun album Cheshire Cat tak memiliki keuntungan komersial yang tinggi album itu disebut-sebut sebagai rilisan ikonik blink 182.

Tahun 1996 mereka pindah ke Encinitas Kalifornia dan membuat album selanjutnya Dude Ranch pada 1997 dibawah Cargo Records. Diluar dugaan album itu menembus chart Modern-Rock amerika serikat dan pada 1998 mereka menandatangani kontrak dengan MCA untuk masalah pendistribusian karena sukses mayor mereka. Ada beberapa pilihan label sebenarnya tapi yang paling menonjol adalah MCA dan Epitaph. Scott memilih Epitaph tapi Tom dan Mark pilih MCA karena mereka akan lebih bebas dalam penggarapan album selanjutnya.

Diproduseri Mark Trombino, Dude Ranch dengan singlenya Dammit yang sering diputar di radio-radio amerika mampu melejitkan nama blink 182 di amerika. Pada tour pertama mereka tahun 1997-1998 mereka secara resmi memecat drummer Scott Raynor melalui telepon. (Berita yang melaporkan keluarnya Raynor pertama dipublikasikan pada tanggal 14 Juli 1998, dengan penjelasan bahwa Raynor “dilaporkan kembali untuk bersekolah.”) Ada banyak rumor, yang paling populer adalah ketergantungan Scott pada alkohol. Pada sebuah interview tahun 2004, Tom menjelaskan: “Itu adalah tour terburuk kami. Pada saat itu, drummer kami memiliki masalah alkohol. Dalam satu pertunjukan dia menjatuhkan stiknya 10 kali. Sangat menganggu melihat seseorang menghancurkan dirinya sendiri.” Pada tahun yang sama Scott pun menjawab pertanyaan dari absolutepunk.com bahwa kepergian dirinya adalah keinginannya untuk tetap berada di band kecil non-mainstream, dimana hal itu bertentangan dengan meningkatnya popularitas Blink-182.

Pada tour tersebut Mark dan Tom meminta drummer The Aquabats, Travis Barker yang juga ikut dalam tour untuk menggantikan posisi drummer untuk sementara. Tom takjub dengan kemampuan Travis dalam menggebuk drum. Selesai tour mereka kembali ke studio pada oktober 1998 untuk menggarap album terbaik mereka Enema Of The State.

Era baru dimulai. Masuknya Travis dan Enema yang mengguncang dunia.


Album Enema di produseri oleh Jerry Finn dan dirilis pada juni 1999 langsung sukses besar. Dengan lagu-lagu seperti Whats My Age Again, All The Small Things dan Adam Songs, blink langsung mendapat penyiaran besar-besaran dan menjadi anak emas MTV. Album ini berhasil menduduki peringkat 9 di Billboard 200 dan mendapat penghargaan Moon Man dengan kategori best group video untuk video All The Small Things pada MTV Music Awards tahun 2000.

Berkat kesuksesannya dengan Enema, kepopuleran blink melesat. Mereka membintangi film American Pie pada 1999 dan menyumbang 2 lagu untuk film tersebut.  Pada tahun 2000 lagu mereka Adam Song's membuat gempar publik amerika. Greg Barnes, siswa 17 tahun yang merupakan korban selamat tragedi Columbine ditemukan menggantung di garasi rumahnya. Seorang tetangga mendengar bahwa Greg memutar lagu Adam Song's seharian secara terus menerus sebelum bunuh diri.


Kesuksesan mereka berlanjut pada album selanjutnya Take Off Your Pants and Jacket tahun 2001. Terjual 350.000 copy dalam minggu pertama dan terjual lebih dari 14,5 juta seluruh dunia. Dengan single The Rock Show, First Date dan Stay Together For The Kids, album ini berhasil meraih double platinum di amerika serikat.

Pada tanggal 11 september 2001, blink merampungkan vidio untuk single Stay Together For The Kids yang pada versi aslinya menampilkan gedung yang runtuh dihantam bola raksasa. Karena sangat kebetulan dengan tragedi 9/11 akhirnya blink membuat versi baru yang sekarang ini ada walaupun agak-agak mirip. Pembatalan tour terjadi karena tragedi tersebut sampai awal tahun 2002 karena masalah kesehatan Tom.

Untuk mengisi kebosanan tersebut Tom dan Travis menulis lagu dan akhirnya membuat band legendaris Box Car Racer yang menjadi awal hubungan tak baik antara Tom dan Mark. Pada musim panas tahun 2002 mereka melakukan tour amerika serikat bersama dengan Greenday yang diberi nama Pop Disaster Tour yang didokumentasikan pada DVD Riding in Vans with Boys.

Penggarapan album kelima Blink 182 lebih lama dari yang dijadwalkan. Dimulai setelah natal 2002 sampai akhir tahun 2003. Pada pertengah tahun pun Travis harus ijin cuti rekaman karena harus tour dengan The Transplant. Mereka menyewa sebuah rumah di San Diego untuk memproduksi album tersebut, baru setengah jalan mereka harus angkat kaki dari rumah tersebut karena sudah melewati batas wktu sewa, akhirnya mereka meneruskan proses di studio. 


Album ini bisa dibilang karya yang epik. Musikalitas blink berubah di album ini, lebih dewasa dari sebelumnya. Banyak faktor yang mempengaruhi seperti proyek sampingan masing-masing member dan kehidupan mereka yang sudah menjadi ayah. Feeling This, I Miss You, Down, dan Always menjadi single mereka yang cukup menuai sukses komersil bersama Geffen Records. Album ini mendapat sertifikasi Platinum dari RIAA.

Istirahat untuk waktu yang tidak ditentukan.

Pada 22 februari 2005, blink melalui label mereka Geffen mengumumkan pengumuman ke publik yaitu tentang "Indefinite Hiatus". Publik pun dibuat bingung, cemas dan gelisah hehe. Pengumuman resmi dari Geffen berbunyi: "Selama lebih dari satu dekade, Blink-182 telah melakukan tur, rekaman dan promosi tanpa henti, sambil berusaha menyeimbangkan hubungan dengan keluarga dan teman-teman," Istirahat ini akan memungkinkan anggota band "meluangkan waktu untuk menikmati hasil kerja keras mereka dengan orang yang dicintai." (Rollingstone.com 2/22/2005).

Pada interview tahun 2005 yang beredar di Youtube, Mark berkata: "Bung, saya tidak tahu, pada akhirnya, Tom adalah orang yang berbeda, bahkan dia tidak akan berbicara untuk dirinya sendiri lagi. Dia berkomunikasi dengan saya dan Travis melalui manajer kami, dan ketika dia dan aku ingin sesuatu atau membutuhkan sesuatu atau berubah karena alasan apa pun, kami akan berunding, aku dan Travis duduk di satu sisi ruangan, Tom dan manajer lama kami di seberang ruangan. Tom duduk di sana dengan kepala menunduk, dan manajer kami yang melakukan semua pembicaraan untuknya pada saat itu. Bahkan ketika dia keluar dari band, dia tidak keluar dari band. Dia meminta manajernya menelepon dan berkata, 'Tom tidak ada di band lagi. Dia mengganti nomor teleponnya Dia tidak mau berbicara dengan kalian.

Tom bungkam terkait perpisahan fenomenal tersebut.

Pada april 2005, Mark dan Travis membentuk band +44 dengan rekan-rekan mereka di inggris. Sepanjang tahun 2005 keadaan Tom masih misterius tanpa kabar / wawancara apapun. Akhirnya pada 16 september dia muncul dan mengumumkan band barunya Angels & Airwaves. Dia menganalogikan kemunculan AVA seperti kelahiran kembali Yesus Kristus, dan menjanjikan revolusi Rock and Roll terhebat generasi ini.

1 november 2005 geffen merilis album kompilasi Greatest Hits of Blink -182. Tahun 2006, +44 merilis album debut When Your Heart Stops Beating. Dan AVA merilis album We Don't Need To Whispers yang cukup sukses dan album I-Empire pada 2007.

Mantan produser mereka, Jerry Finn meninggal pada 21 agustus 2008. Hal itu menjadi awal untuk Tom berkomunikasi dengan Mark dan Travis. Travis mengalami kecelakaan pesawat pada 19 september 2008 bersama rekannya DJ Adam Goldstein. Travis menjadi satu-satunya korban selamat, dan mengalami luka yang cukup parah.

Mark dan Tom datang menjenguk di rumah sakit. Pada momen tersebut mereka pun sepakat menyatukan lagi pendapat yang lama hilang dan pada malam Grammy ke 51 mereka bertiga naik ke atas panggung untuk pertama kalinya sejak desember 2004, dan mengumumkan bahwa Blink -182 is back.


Pengerjaan album selanjutnya, Neighborhoods berawal pada tahun 2009 dengan beberapa demo. Album ini menjadi album pertama yang tanpa diproduseri oleh Jerry Finn seperti 3 album sebelum hiatus. Tom menolak menggunakan jasa produser karena pengalamannya di AVA yang memproduseri semua album AVA sendiri. Penyelesaian album molor beberapa kali sampai geffen memberi tenggat waktu penyelesaian 31 juli 2011.

Oleh blink, Neighborhoods digambarkan sebagai "ambisius, aneh dan ekspansive. Album ini terbentuk oleh cita rasa masing-masing member. MTV menyebut bahwa album ini perpaduan antara electronic flourishes dari +44 dan laser-light grandeur dari Angels & Airwaves. Album ini menempati posisi 2 pada Billboard 200 pada minggu pertama dan posisi ke 10 pada minggu kedua.

Hal 10 tahun lalu terulang

Januari 2015, Tom dipecat dari blink. Pada bulan maret, blink diundang di konser Musink Tatfest, acara musik milik Travis. Belajar dari pengalaman 2005, Mark dan Travis langsung mengisi kekosongan tersebut dengan memanggil Matt Skiba, vokalis Alkaline Trio untuk mengganti Tom sebagai gitaris sementara.

Pernyataan resmi dari blink berbunyi: "Pertama, Tom ingin fokus mengerjakan proyek diluar musik / blink. Kedua, Tom kerap menolak saat diajak rekaman." Menanggapi rilis pers tersebut, melalui akun facebooknya Tom menulis: "Saya tak pernah keluar dari band. Bahkan saya membicarakan rencana konser blink di New York ketika rumor itu beredar. Ternyata rilis pers tersebut adalah sanksi band untuk saya."

Travis angkat bicara, seperti yang dilansir dari NME, "Dia selalu setuju ikut tour / rekaman, tapi ketika harus masuk studio dia selalu banyak alasan. Sudah saatnya tidak memaksa seseorang untuk melakukan hal yang dia tidak suka, dan melanjutkan hidup. Bagi Tom, punk rock hanya sebuah fase."

Bersama Matt Skiba (tengah)
Setelah Matt menjadi anggota tetap, blink mulai menggarap album selanjutnya dengan label BMG. California direkam di Foxy Studios antara januari - maret 2016. Diproduseri oleh John Feldmann, album California termasuk sukses dengan single andalan Bored To Death, karena debutnya menduduki nomor satu di berbagai negara dan untuk pertama kalinya meraih nominasi Best Rock Album pada Grammy 2017.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar